Perut lapar makan nasi, nasi dimakan
ternyata masih mentah dan mengakibatkan sakit perut. Nasi tidak matang karena
tidak mendapat nyala api dengan sempurna, kayu apinya basah ditimpa hujan
sepanjang hari. Setelah diusut hujan turun atas permintaan Kodok yang berdo'a
sepanjang waktu karena jiwanya terancam oleh seekor ular. Ketika
ditanyakan kepada Ular, kenapa terus menerus ingin memangsa Kodok
jawabnya hanya satu "Karena perutnya lapar".
Entah kenapa cerita ini bermain
kembali dalam benak saya saat melihat kondisi negeri ini yang dilanda isu
reshuffle secara tak berkesudahan, sulit dipahami dan berbelit-belit, yang
ujung-ujungnya saya tersentak pada sebuah kesadaran faktor penyebabnya
adalah karena lapar, Cuma bedanya lapar rakyat pada sesuap nasi, lapar
elite pada sebuah kursi. Mudah-mudahan ini sebuah analisa yang keliru.
(http://politikana.com/baca/2011/03/11/lapar.html)