Seorang gadis kecil sangat membutuhkan uang sebesar Rp. 100 ribu untuk membeli
hadiah bagi ibunya. Ia berdoa dan memohon kepada Tuhan setiap hari selama 2
minggu, tapi permohonannya tidak terkabul. Akhirnya ia menulis surat kepada
Tuhan, meminta agar ia diberikan uang sebesar Rp. 100 ribu.
Pegawai
pos yang kebingungan hendak mengirim kemana surat itu, menyerahkan surat itu
kepada atasannya yang kemudian menyampaikannya kepada kenalannya seorang
politisi yang kebetulan juga anggota DPR.
Sang
politisi yang sangat tersentuh dan terharu atas keinginan sang anak, memutuskan
untuk mengirim uang sebesar Rp. 20 ribu di dalam amplop berlogo DPR melalui
sekretarisnya. Ia
pikir uang sebesar itu sudah cukup banyak bagi seorang gadis kecil.
Menerima
uang sebanyak itu, tentu saja gadis kecil itu merasa gembira, dan sebagai
ucapan terima kasih ia menulis surat kepada Tuhan, isinya :
Yth.
Tuhan,
Terima
kasih sudah berbaik hati memberikan aku uang seperti permintaanku. Tetapi lain
kali kalau mau kirim uang lewat pos wesel saja, jangan melalui orang-orang Itu.
Karena seperti biasanya, manusia-manusia idiot itu memotong sampai 80%. (http://forum.tempointeraktif.com/)