Menteri Agama Kesal Dibohongi Anak Buah Soal Rekomendasi KPK
Jumat, 15 April 2011

Menteri Agama Suryadarma Ali meradang anak buahnya
mengabaikan 42 rekomendasi KPK soal kajian biaya perjalanan ibadah haji
(BPIH). Anak buah Surya, hanya menjalankan enam dari 48 rekomendasi yang
dikeluarkan KPK terkait carut marutnya pengelolaan BPIH.
"Karena
dari KPK laporannya, dari 48 temuan, hanya enam temuan yang selesai
(dikerjakan Kemenag), 42 temuan belum selesai. Ini akan saya kroscek,
karena staf saya mengatakan selesai, selesai, selesai, ternyata ada
surat KPK yang menyatakan, dari 48 hanya 6 yang selesai," ujar
Suryadarma Ali saat ditemui di RS MMC, Jakarta, Kamis (14/4/2011).
Surya
yang mengaku tak tahu pasti kapan rekomendasi dari KPK itu sampai ke
pihaknya, berjanji akan memberikan sanksi kepada anak buahnya, jika
mereka terbukti berbohong dan mengabaikan rekomendasi itu.
"Tidak
tertutup kemungkinan. Makanya nanti kita kroscek dulu
laporannya,
kan beres-beres, beres. Tapi ternyata ada surat KPK itu ternyata tidak
beres," kata Suryadarma.
Surya sendiri membantah adanya praktek
korupsi dalam pengelolaan anggaran BPIH di era kepemimpinanya. Politisi
PPP ini berkilah, jikapun ada, penyelewengan anggaran BPIH itu, terjadi
sebelum era Maftuh Basyumi memimpin.
"DAU tidak dipergunakan satu
rupiah pun. Saya tidak mengerti yang mereka maksudkan. Itu
(penyelewengan) adalah sebelum zaman Pak Maftuh, kalau sebelum itu
memang ada. Tapi setelah itu sampai sekarang belum ada dikeluarkan dana
itu," ujar Suryadarma.
"Memang potensi kebocoran dimanapun ada.
Dimana ada uang, potensi kebocoran ada. Kami berupaya, agar itu tidak
terjadi. Karenanya, Kemenag terus lakukan pembenahan di bidang keuangan
dan pelaporan keuangan itu sendiri. Kemenag juga ingin mengambil garis
tegas mengenai sumber keuangan, mana yang APBN, mana yang dari uang
setoran haji jamaah," kata Suryadarma.
Sayangnya, kata Surya,
APBN pada faktanya tak mampu mencukupi pembiayaan perjalanan haji. "Ini
kita minta ke DPR supaya konsisten. Itu saja. Ini enggak boleh pakai
anggaran jamaah haji. Setuju saya. Tapi APBN harus dipenuhi. Ini
berangsur-angsur sudah mulai baik," kata Suryadarma.
sumber: http://www.tribunnews.com/
Tags:
Terali