Boediono Ingatkan Pejabat Pemda soal Licinnya Uang
Selasa, 26 April 2011
BOGOR - Wakil Presiden Boediono
mengingatkan para kepala daerah agar tidak mudah silau oleh uang.
Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan setertib
mungkin.
"Uang itu licin, akan ada tarik menarik kalau sudah soal uang. Orang
sering lupa. Jadi pengelolaan keuangan daerah harus dengan setertib
mungkin," ujar Boediono saat memberi sambutan pada penyerahan
penghargaan kepada daerah berkinerja terbaik dalam hal penyelenggaraan
Pemda versi Kementrian Dalam Negeri di Balai Kota Bogor, Senin (25/4).
Mantan Menteri Keuangan itu menambahkan, salah satu bentuk prestasi
Pemda adalah dalam hal pengelolaan keuangan. Karenanya ia mengingatkan
agar pejabat Pemda tak mudah terpeleset dengan uang yang jelas-jelas
milik negara.
Dalam kesempatan itu Boediono juga mengatakan, pengumuman hasil evaluasi
kinerja Pemda itu bukan sekedar pemeringkatan. "Tapi ini adalah
pengakuan bagi daerah yang baik dalam melayani masyarakatnya. Kalau yang
berprestasi tidak dicatat, itu biasa. Tapi kalau yang buruk-buruk,
catatannya banyak sekali," ujar Wapres.
Meski demikian Wapres juga mengingatkan agar daerah yang perstasinya
masih pas-pasan ataupun rendah bisa memacu diri. "Tingkatkan lagi
gemanya bagi yang belum mendapat pengakuan. Tidak ada istilah tidak
berhasil," ucapnya.
Dikatakan pula, selayaknya Pemda yang berprestasi mendapat insentif.
Pasalnya, banyak kelala daerah yang berinovasi di tengah keterbatasan
lantaran terikat dengan aturan yang ketat.
"Saya optimis dengan inovasi yang dikeluarkan. Di tengah terpasungnya
oleh aturan yang tak bisa dilepaskan, masih bisa mencoba ide-ide baru.
Saya minta Mendagri agar bisa memberi insentif. Insentif kan tidak harus
berbentuk uang," pungkasnya.
(ara/jpnn)
Tags:
Titian