Untuk memudahkan komunikasi, maka penduduk
surga dan penduduk neraka sepakat untuk membuat jembatan yang
menghubungkan keduanya. Setengah bagian dikerjakan oleh penduduk surga
dan setengah bagian yang lain dilaksanakan oleh penduduk neraka.
Tak berapa lama, bagian jembatan yang
menjadi tugas penduduk neraka telah selesai dikerjakan, sementara itu
penduduk surga sama sekali belum melaksanakannnya. Malu karena belum selesai, pemuka
surga mengutus wakilnya ke neraka untuk belajar.
Datang dari neraka sang wakilpun
segera melaporkan
“
Wajar saja mereka mampu membangun jembatan dengan cepat, karena disana
berkumpul mantan aparat PU, kontraktor dan konsultan” (http://humorkoruptor.blogspot.com/)